Press Release
Home / SEJARAH

SEJARAH

  • Selayang Pandang
  • Sejarah
  • Visi, Misi, dan Arah Pengembangan
  • Ketua Dewan Racana
  • Daftar Prestasi

Berdasar SK Kwarnas No. 176 Tahun 2013 tentang Polbin T/D, Racana adalah satuan gerak untuk golongan Pramuka Pandega, dan dipimpin oleh Ketua Dewan Racana dengan didampingi pembina racana. Racana merupakan wadah pembinaan untuk golongan pandega di tingkat perguruan tinggi. Nama racana pun disesuaikan dengan kesepakatan anggota yang menjadikan tokoh tersebut sebagai tokoh idola untuk dijadikan panutan.

Nama racana yang ada di UIN Sunan Kalijaga untuk putra Racana Sunan Kalijaga dan untuk putri Racana Nyi Ageng Serang. Racana Sunan Kalijaga dan Racana Nyi Ageng Serang Gugus Depan Kota Yogyakarta 03-071 dan 03-072, merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa yang beralamat di Jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta 55281, Lantai. I. R. 02. Gedung Student Center UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Gugus Depan yang berpangkalan di UIN Sunan Kalijaga ini termasuk dalam struktur koordinasi wilayah Kwartir Cabang 1205 Kota Yogyakarta. Sebagai organisasi kepanduan, orientasi kegiatan yang dilaksanakan oleh UKM ini tidak terlepas dari konsep Tri Bina Gerakan Pramuka dan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga pengembangan nalar, intelektual, dan pengabdian terhadap masyarakat dapat berjalan seimbang. Tri Bina Gerakan Pramuka diantaranya yaitu: Bina Diri, Bina Satuan, Bina Masyarakat.

Bina diri adalah usaha untuk mengembangkan jasmani maupun rohani agar mampu menjadi pemimpin yang mandiri dan percaya diri. Bina satuan adalah usaha untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan melalui giat bakti pada satuan Gerakan Pramuka. Kemudian bina masyarakat, bina masyarakat adalah usaha untuk melatih diri menjadi pemimpin masyarakat dengan berintegrasi dan berpartisipasi aktif dalam bentuk kegiatan masyarakat. Sehingga, kegiatan yang dimotori oleh UKM Pramuka ini baik dalam koridor kepramukaan maupun non kepramukaan merupakan kegiatan partisipatif yang bertujuan untuk menghasilkan anggota yang berkualitas baik pada ranah spiritual, emosional, sosial, dan intelektual yang senantiasa tidak terlepas dari tiga landasan Tri Bina Gerakan Pramuka tersebut.

Berdirinya Gugus Depan Pramuka di IAIN Sunan Kalijaga (sekarang UIN Sunan Kalijaga) berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 138 tahun 1961. Pada tahap perintisan telah dilakukan beberapa persiapan, di antaranya oleh Bapak Kolonel Bakri Syahid selaku Rektor dan sekaligus menjabat Kamabigus yang telah mengundang beberapa aktivis Pramuka sebanyak 10 orang untuk diajak mendirikan sebuah Gugus Depan yang berpangkalan di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hal ini disambut baik oleh Kwartir Cabang Kota Yogyakarta dan kemudian diundang ke kampus IAIN Sunan Kalijaga untuk membicarakan pelantikan pengurus Gugus Depan Pramuka di IAIN Sunan Kalijaga. Dihadiri pula oleh beberapa mahasiswa yang aktif dalam kepramukaan dan beberapa siswa PGAL pada saat itu. Sedangkan yang melantik adalah Letkol Soedjono Ag selaku Ka Kwarcab, yang sekaligus sebagai Kepala Daerah Tingkat II Kota Yogyakarta. Dari sinilah akhirnya berdiri Gugus Depan yang berpangkalan di IAIN Sunan Kalijaga yang kemudian resmi ditetapkan pada tanggal 17 Juli 1973 dan merupakan Gugus Depan Perguruan Tinggi pertama di Yogyakarta. Pada waktu itu diketuai oleh Kak Bijuri Binhas dan sekretarisnya adalah Kak Sarifah Aziz.

Nama Racana sebagai wadah pembinaan untuk golongan Pandega belum dipakai saat itu, baru kemudian pada tahun 1976 digunakan nama Rawing Sunan Kalijaga dengan lambangSilhouette Sunan Kalijaga. Struktur kepengurusannya belum terpisah antara putra dan putri, meskipun untuk Racana putri sudah menggunakan nama Dewi Sartika.Pada kepengurusan periode 1983, nama Racana putri menggunakan nama Nyi Ageng Serang yang dicetuskan oleh M. Afif Anshori setelah mengikuti Pengembaraan Desember Tradisional (PDT) yang diselenggarakan oleh Dewan Kerja Kwartir Cabang 1205 Kotamadya Yogyakarta pada tanggal 19-26 Desember 1983 sebagai Sangga Kerja yang menelusuri rute gerilya Nyi Ageng Serang yaitu dari Kemusuk, Boyolali, Yogyakarta. Dari biografi dan perjuangan yang diperoleh selama perjalanan itu muncul ide untuk menggunakan nama Nyi Ageng Serang untuk Racana putri.

Pada tahun 1983 itulah kepengurusan mulai dipisah antara Racana putra dengan ketua M. Afif Anshori dan Racana putri dengan ketua Rini Indriati. Kepengurusan dilantik di Pantai Glagah, Kulonprogo, sejak itulah secara resmi digunakan nama Racana Sunan Kalijaga dan Nyi Ageng Serang.

VISI

  1. Menjadi Wahana Pengembangan Diri Mahasiswa yang unggul dalam memadukan nilai-nilai Kepramukaan, Keislaman, dan Kebudayaan untuk membentuk generasi muda yang cakap dalam peradaban ;
  2. Mempersiapkan Kader Pemimpin yang Berkarakter dan Pembina Pramuka yang Andal.

MISI

  1. Melaksanakan Tri Bina Gerakan Pramuka selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi;
  2. Memadukan Nilai-nilai Kepramukaan dengan Nilai-nilai Keislaman dan Kearifan Lokal untuk Mendukung Integritas Nasional dalam Pergaulan Global;
  3. Mengembangkan Seluruh Potensi Diri Menuju Kematangan Spiritual, Emosional, Sosial, Intelektual, dan Fisik;
  4. Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan, Kepeloporan, Kewiraan dan Kewirausahaan.

ARAH PENGEMBANGAN

  1. Peningkatan kualitas anggota Racana secara berkelanjutan dengan menggalakkan proses pemenuhan SKU, SKK, dan SPG yang terarah, terencana dan sistematis;
  2. Peningkatan kuantitas anggota Racana dengan mengembangkan sistem rekrutmen anggota baru yang lebih menarik dan bentuk-bentuk kegiatan yang lebih menantang sesuai dengan minat dan bakat anggota;
  3. Pemantapan dan pengembangan program Bina Satuan pada Perindukan Siaga, Pasukan Penggalang, dan Ambalan Penegak secara berkesinambungan;
  4. Pengembangan program kegiatan yang lebih variatif dan lebih bermakna bagi civitas akademika dan masyarakat luas;
  5. Peningkatan sistem manajemen dan administrasi organisasi (Gugus Depan dan Racana Pandega);
  6. Peningkatan citra Gerakan Pramuka di mata sivitas akademika dan masyarakat luas;
  7. Peningkatan peran dan partisipasi anggota dalam kegiatan kepramukaan dan kepemudaan di tingkat Ranting, Cabang, Daerah, dan Nasional;
  8. Pengembangan kerjasama dengan berbagai pihak, baik di lingkungan Gerakan Pramuka, maupun dengan organisasi, institusi, atau instansi lain;
  9. Peningkatan hubungan silaturahim dengan sesama anggota maupun alumni Racana Sunan Kaljaga dan Racana Nyi Ageng Serang.